DNS Server (Linux) Pertemuan 12

Published by ikhwanjlnsyh on

Tugas Pendahuluan Pertemuan 12 DNS Server (Linux)

1. Jelaskan Sejarah Mengenai DNS !

Jawab :

DNS (Domain Name System) adalah sistem database yang terdistibusi, sehingga memungkinkan setiap database dikelola secara terpisah.

Domain name system pertama kali di kembangkan oleh “PAUL MOCKAPETRIS” pada tahun 1983.setahun kemudian tepatnya 1984, 4 mahasiswa Berkeley-Douglas terry,Mark puinter,David ringle,dan Sonynian zhou mengimplementasikan pertama kali ke mesin UNIX. Software yang di kembangkan di berkeley ini kemudian di beri nama oleh Kevin Donlop pada tahun 1985 dengan BIND-berkeley internet name domain. seiring dengan waktu BIND kemudian menjadi software DNS yang paling banyak di gunakan di internet terutama untuk system UNIX.

2. Jelaskan Fungsi-fungsi Dari DNS !

Jawab :

DNS Server berfungsi sebagai sebuah database server yang menyimpan alamat IP yang digunakan untuk penamaan sebuah hostname. Jadi, ketika kalian mengetik google.com maka DNS Server akan menerjemahkan ke alamat IP dan menghubungkan ke google.com akhirnya tampil google.com pada layar pencarian.

3. Jelaskan Minimal 5 Jenis Software Untuk Membuat Server DNS Beserta Kelebihannya !

Jawab :

РBIND (Berkeley Internet Name Domain) :  Server DNS yang paling umum digunakan di Internet, khususnya pada sistem operasi bertipe Unix yang secara de facto merupakan standar.

– MaraDNS : Perangkat lunak server DNS gratis oleh Sam Trenholme yang mengklaim sejarah keamanan yang baik dan kemudahan penggunaan.

– NSD : Server perangkat lunak bebas otoritatif yang disediakan oleh NLNet Labs. NSD adalah server test-bed untuk DNSSEC, baru DNSSEC protokol fitur sering prototyped menggunakan basis kode NSD.

– Unbound : Memvalidasi rekursif dan caching DNS server yang dirancang untuk kinerja tinggi. Itu dirilis 20 Mei 2008 (versi 1.0.0) dalam bentuk perangkat lunak perangkat lunak bebas dilisensikan di bawah lisensi BSD oleh NLnet Labs, Verisign Inc, Nominet, dan Kirei.

– Power DNS : Perangkat lunak server DNS gratis dengan berbagai penyimpanan data back-berakhir dan fitur load balancing. Fungsi server otoritatif dan rekursif diimplementasikan sebagai aplikasi terpisah.

– Microsoft DNS : Server DNS yang disediakan dengan Windows Server.

4. Jelaskan Cara Kerja DNS !

Jawab :

Sebelum mengetahui cara kerja DNS, perlu diketahui bahwa pengelola DNS terdiri dari 3 komponen yaitu DNS Resolver, Recursive DNS Server, dan Authoritative DNS Server.

Berikut adalah cara kerja DNS Server :

– DNS Resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika sudah ditemukan maka proses selesai.

– DNS Resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya.

– DNS Resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.

– Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.

– Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.

– Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan ke client (melalui web browser).

Jadi, jika apa yang dicari di server DNS pertama tidak ditemukan. Pencarian dilanjutkan pada server DNS kedua dan seterusnya dengan 6 proses yang sama seperti di atas. Perlu dicatat, pencarian dari client ke sejumlah server DNS dikenal dengan istilah proses pencarian iteratif sedangkan proses pencarian domain antar server DNS dikenal dengan istilah pencarian rekursif.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *