IP Address Pertemuan 4

Published by ikhwanjlnsyh on

Tugas Pendahuluan Pertemuan 4 IP Address

1. Jelaskan Pengertian dan Cara Penulisan IP Address !

Jawab :

IP Address adalah Identitas suatu komputer berupa deretan angka biner 32 bit hingga 128 bit, sebagai alamat yang digunakan untuk melakukan pertukaran data dengan komputer lain di jaringan internet.

Cara Penulisan IP Address : IP Address terdiri dari bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda titik setiap 8 bitnya. Setiap 8 bit kita sebut oktet. Dan dari 32 binary bit tersebut terbagi lagi menjadi 4 oktet. Bentuk IP Address dapat dituliskan sebagai berikut ini :

XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX.XXXXXXXX

Jadi, IP Address memiliki range dari 00000000.00000000.00000000.00000000 sampai 11111111.11111111.11111111.11111111. Notasi IPAddress dengan bilangan biner seperti ini susah untuk digunakan, sehingga sering ditulis dalam 4 bilangan desimal yang masing-masing dipisahkan oleh 4 buah titik yang lebih dikenal dengan “Notasi Desimal Bertitik”. Setiap bilangan desimal merupakan nilai dari satu oktet IP Address. Contoh hubungan suatu IP Address dalam format biner dan desimal :

Desimal : 167.205.206.100

Biner : 10100111.11001101.11001110.01100100

2. Jelaskan Perbedaan IP Address v4 dan v6 !

Jawab :

IP Address v4 :

(Fitur) – Jumlah alamat menggunakan 32 bit

(Routing) – Performa routing menurun seiring dengan membesarnya ukuran tabel routing.

(Mobilitas) – Dukungan terhadap mobilitas yang terbatas saat beralih dari satu jaringan ke jaringan lain.

(Ukuran Header) – Ukuran header dasar 20 oktet.

(Configuration) – Ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara manual.

IP Address v6 :

(Fitur) – Menggunakan 128 bit

(Routing) – Dengan proses routing yang jauh lebih efisien dari pendahulunya, IP v6 ini memiliki kemampuan untuk mengelola tabel routing yang besar.

(Mobilitas) – Memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi melalui roaming dari satu jaringan ke jaringan lain.

(Ukuran Header) – Ukuran header tetap 40 oktet.

(Configuration) – Memiliki fitur Stateless Auto Configuration dimana ketika sebuah host terhubung ke jaringan, konfigurasi dilakukan secara otomatis.

3. Sebutkan dan Jelaskan Kelas-kelas Pada IP Address !

Jawab :

Kelas A : digunakan untuk jaringan WAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 0-127, dan yang merupakan Net ID nya yaitu 1 bagian yang pertama. Subnet mask nya 255.0.0.0
Contoh: 8.254.129.11

Kelas B : biasanya digunakan untuk jaringan MAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 128-191, dan yang merupakan network ID nya yaitu 2 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.0.0
Contoh: 128.255.129.7

Kelas C : biasanya digunakan untuk jaringan LAN, Ip address nya pada bagian pertama antara 192-223, dan yang merupakan network ID nya yaitu 3 bagian pertama. Subnet masknya 255.255.255.0
Contoh: 192.168.1.10

Kelas D : biasanya digunakan untuk keperluan multicasting. IP address nya pada bagian pertama antara 224-247. Dalam multicasting tidak dikenal network ID dan host ID.

Kelas E : biasanya digunakan untuk keperluan umum. IP address nya pada bagian pertama antara 248-255.

4. Jelaskan Jenis-jenis IP Address yang tidak boleh digunakan !

Jawab :

– Dalam satu jaringan host ID harus unik/tidak boleh ada yang sama.

– Alamat untuk host ID tidak diperbolehkan nilai 0 atau nilai 1(dalam decimal bernilai 0 atau 225)

– Alamat IP lain untuk 127.xxx.xxx.xxx (xxx bernilai 0-225) oleh aplikasi TCP/IP sebagai alamat loopback.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *